Yuk Intip Proses Buat Cocomesh Sabut Kelapa Yang Benar

 

Cocomesh sekarang banyak digunakan untuk menangani abrasi, longsor dan lainnya. Namun banyak juga yang tidak tahu proses buat cocomesh.Yuk baca dibawah ini!

Pohon kelapa atau coconut mempunyai banyak manfaat, selain bagus untuk kesehatan kelapa juga bisa digunakan untuk kerajinan tangan yang ekonomis. Salah satu kerajinan tangan dari buah kelapa yang memiliki nilai ekonomis adalah limbah sabut kelapa yang digunakan untuk membuat cocomesh.

Cocomesh

Cocomesh

Definisi Cocomesh ialah sabut kelapa yang bisa diolah dalam bentuk jaring dan menjadi primadona dalam membantu proses reklamasi tambang, pantai, ataupun hutan.

Cocomesh digunakan sebagai alternatif yang paling sederhana dan tepat untuk reklamasi tambang dan sejenisnya karena bahan bakunya mudah didapat di Indonesia.

Proses Buat Cocomesh

Bahan dan alat :

      • Sabut kelapa tua
      • Mesin pengurai sabut kelapa
      • Mesin pemintalan sabut kelapa

Proses Buat Cocomesh :

      1. Siapkan sabut kelapa yang sudah cukup tua
      2. Giling kulit kelapa menjadi sabut dengan mesin dekomposisi sabut
      3. Keringkan sabut kelapa yang telah digiling hingga kering
      4. Putar sabut menjadi tambang dengan mesin pemintalan sabut
      5. Rajut tali menjadi jaring (cocomesh)
      6. Jaring sabut kelapa / sabut kelapa siap pakai

Penggunaan Cocomesh

      • Penggunaan Cocomesh dilakukan dalam hal :
      • Media penghijauan di lahan bekas tambang
      • Sangat cocok untuk bekas pertambangan dan reklamasi pantai
      • Memperkuat material di atas tebing
      • Bahan untuk mencegah erosi
      • Memperkuat tanah
      • Membantu memperkuat rel kereta api
      • Memperkuat tebing jalan atau jembatan

Pemanfaatan Cocomesh Di Lahan Tambang

Pemanfaatan Cocomesh terbukti mampu menghijaukan
bekas area pertambangan, atau hutan gundul. Banyak perusahaan
Konsultan penghijauan bekas pertambangan mulai beralih ke
bahan alami.

Sifat-sifat bahan sabut kelapa yang terbuat dari sabut kelapa,
yang mampu menyimpan air dalam waktu lama,
menyebabkan permukaan tanah tertutup oleh material
itu tetap lembab.

Hal ini mampu mempengaruhi struktur tanah agar lebih mudah
Ditanam dengan menanam bibit atau biji. Selain itu, cocomesh
sebagai pengganti tanah saat menanam benih atau
benih tanaman tersebut.

Penggunaan bahan cocomesh sangat cocok untuk lahan
landai atau berbatu, dilihat dari elastisitas bahannya
ini. Contoh yang sudah diterapkan misalnya di daerah
bekas lahan tambang.

Penggunaan cocomesh sangat cocok untuk penambangan
dengan tanah miring. Apalagi cocomesh sangat efektif
di tanah berbatu.

Bisnis Usaha Cocomesh

Rumahsabut.com adalah website yang melayani jual cocomesh termurah dan berkualitas di Yogyakarta yang berdiri sejak 3 tahun yang lalu. Usaha ini dimulai ketika pemiliknya melakukan penelitian tentang manfaat sabut kelapa untuk penyelamatan lingkungan.

Alasan kami memilih usaha penjualan cocomesh adalah banyaknya areal bekas tambang yang menggunakan media COCOMESH untuk media tanamnya didatangkan dari India atau Sri Lanka.

Padahal, Indonesia merupakan penghasil utama dan terbesar cocofiber sebagai bahan baku COCOMESH. Kami juga sangat berupaya meningkatkan kesejahteraan para pengrajin sabut kelapa sebagai penghasilan tambahan yang pekerja utamanya adalah ibu rumah tangga.

Kami juga dapat melayani permintaan Cocomesh dengan cepat, berkualitas dan tepat waktu. Dan kemampuan produksi kami adalah 40.000 meter persegi setiap bulan dengan berbagai spesifikasi sesuai permintaan. Spesifikasi umum produk Cocomesh antara lain 2 × 25 meter, 2 × 30 meter, 2 × 50 meter, atau 1 × 30 meter dengan ketebalan tali rata-rata 0,4-0,7 cm dan jarak antar jaring 3x3cm atau 4 × 4 cm.

Dan itulah proses buat cocomesh. Jika kalian berminat membuka usaha cocomesh memang ide yang sangat baik. Selamat mencoba.

 

Cocomesh Olahan Sabut Kelapa Yang Layak Jual Tinggi

Cocomesh olahan sabut kelapa memang saat ini bisa menjadi salah satu bisnis yang memiliki nilai jual yang tinggi.Anda berminat membuat bisnis ini?Yuk simak!

Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

Cocomesh

Cocomesh adalah jaring yang terbuat dari sabut kelapa yang berguna untuk menahan erosi pada lahan kritis. Saat ini cocomesh telah banyak digunakan dalam membantu reklamasi tambang, pantai, atau hutan.

Cocomesh memiliki sifat biodegradable namun cukup kuat, sehingga dapat memfasilitasi pertumbuhan tanaman baru di lahan cocomesh yang ditempatkan di dalam tanah. Selain itu, cocomesh juga berfungsi untuk menyimpan air dan menjadi sumber bahan organik di dalam tanah.

Kegunaan Cocomesh Olahan Sabut Kelapa

Cocomesh memiliki beberapa kegunaan yaitu:

  • Media penghijauan di lahan bekas tambang
  • Sangat cocok untuk bekas pertambangan dan reklamasi panta
  • Memperkuat material di atas tebing
  • Bahan untuk mencegah erosi
  • Memperkuat tanah
  • Membantu memperkuat rel kereta api
  • Memperkuat tebing jalan atau jembatan

Dimensi Cocomesh

Cocomesh memiliki beberapa dimensi

  • Jarak antar tali: 2 × 2 cm, 3 × 3 cm, 4xcm
  • Diameter tali: 0,4 – 0,7 cm
  • Dimensi: 1 × 50m, 1x30m, 2x25m, 2x30m, 2 × 50m sebagai persyaratan
  • Harga: sesuaikan ukurannya
  • Kapasitas produksi:> 20.000 m2 / bulan
  • Pengangkutan: kontainer 20 ft ~ 4300 m2,truk fuso ~ 6000 m2, truk tronton ~ 10.000m2

Olahan Lain Sabut Kelapa

Olahan Lain Sabut Kelapa

1. Serat Sabut Kelapa (Cocofibre)

Salah satu produk sabut kelapa yang paling sering digunakan dan banyak digunakan adalah sabut kelapa, atau jika dalam perdagangan internasional bisa disebut sabut kelapa, sabut sabut, benang sabut, keset, dan permadani.

Mungkin sudah banyak dari kita yang sudah mengetahui, penggunaan serat sabut kelapa sebenarnya sering kita lihat dan kita gunakan sehari-hari, apa contohnya? Ya gampang saja, misalnya digunakan sebagai bahan pembuatan sapu, keset, tali, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Saat ini seiring dengan perkembangan teknologi, sifat fisiko-kimiawi serat, dan kesadaran masyarakat untuk ingin kembali ke bahan alami, sabut kelapa ini dimanfaatkan untuk produk olahan lainnya, seperti bahan baku karpet, kendaraan bermotor. kursi dan dashboard, bantal, dan hardboard.

Selain itu, sabut kelapa juga dimanfaatkan di beberapa tempat untuk pengendalian erosi. Sabut kelapa juga bisa diolah menjadi Sabut Kelapa Lembaran yang biasanya digunakan untuk pelapis jok mobil, spring bed, dan lain-lain.

2. Bubuk Sabut Kelapa (Cocopeat)

Salah satu produk olahan sabut kelapa adalah sabut kelapa bubuk atau cocopeat. Sekarang cocopeat ini merupakan hasil olahan batok kelapa atau selimut yang memiliki bahan penting dan sangat efisien.

Bagi yang belum tahu, cocopeat adalah sabut kelapa yang diolah menjadi butiran gabus atau disebut juga dengan Cocopith atau Coir pith, jadi intinya sama saja.

Kelapa ini biasa digunakan sebagai media tanam untuk menggantikan tanah, karena kandungan hara yang tinggi sangat baik untuk pertumbuhan tanaman hortikultura dan media rumah kaca.

Tidak hanya itu, cocopeat ini mampu menahan kadar air dan unsur kimiawi pupuk, serta dapat menetralkan keasaman tanah.

3. Bata cocopeat

Mungkin yang ini terdengar sedikit asing bagi kita. Jadi, bata cocopeat ini merupakan empulur atau empulur yang dipadatkan yang mudah digunakan untuk rumah kaca, tanaman pot lapangan golf, lansekap dan juga untuk pengendalian erosi. Selain ramah lingkungan, bata cocopeat juga telah diuji secara ekstensif sebagai media pertumbuhan tanaman.

4. Cocopot (Pot Sabut Kelapa)

 

Mendengar dari namanya saja sudah pasti bisa kita bayangkan, namun memang benar, Cocopot digunakan sebagai media tanam tanaman yang khusus digunakan oleh tambang untuk reklamasi bekas galian tambang.

Fungsi dari cocopot ialah sebagai media tumbuh tanaman yang sangat cocok untuk tanaman dalam pot, minus unsur hara, bahkan rekomendasi untuk reklamasi bekas tambang. Sabut kelapa yang dibentuk menjadi pot memiliki nilai seni tersendiri dan ramah lingkungan karena dapat berfungsi sebagai nutrisi saat sudah habis.

Pot yang terbuat dari sabut kelapa menyerap air sehingga air dapat lebih merata di sekitar tanaman dan juga dapat memberikan kelenturan bagi akar untuk tumbuh ke segala arah, sehingga tanaman lebih sehat.

5. Cocosheet (Lembaran Serat Sabut Kelapa)

 

Aplikasi Sabut kelapa yang dibuat dalam bentuk lembaran atau yang lebih dikenal dengan Cocosheet menurut beberapa penelitian telah terbukti dapat mereduksi suara dan menyerap kebisingan, terutama pada frekuensi tinggi (2000 hz).

Penggunaan cocosheet ini dapat bersaing dengan penggunaan glasswool. Keunggulan lain dari cocosheet adalah lebih murah. Cocosheet yang direkomendasikan tebalnya 70 mm. Cocosheet merupakan bahan yang digunakan untuk pembuatan cocopots.

6. Papan Semen Sabut Kelapa (CFCB)

Sabut kelapa juga dapat diolah menjadi papan serat jenis MDF (Medium Density Board).

Keunggulan dari Coco Fiber Board misalnya kualitas dan kekuatannya tidak kalah dengan MDF komersial, tidak perlu menggunakan perekat kimia jadi memang ramah lingkungan, mempunyai kemampuan daya serap air yang lebih rendah dari MDF komersial dan lebih ekonomis karena dikembangkan dengan teknologi sederhana.

Itulah cocomesh olahan sabut kelapa yang bisa kalian ketahui, mungkin bisa kalian jadikan referensi dan pandangan berbisnis.