Biji Kopi Mentah yang Diproses Menjadi Produk Kopi

biji kopi mentah

Biji kopi mentah-Kali ini saya ingin membahas sekaligus menyampaikan keluhan saya tentang masalah penyebutan biji kopi mentah di Indonesia.

Banyak orang menggunakan penelusuran biji kopi mentah sebagai ” kopi hijau “, padahal yang kami maksud adalah green bean.

Apa? Mengapa ada orang yang mengartikan green bean sebagai biji kopi hijau, atau biji kopi? Hmmm, mulai sekarang buat kamu yang hobi berburu biji kopi mentah atau green coffee beans, gunakan “green coffee beans” daripada “green beans”.

Karena bahayanya, tentunya jika biji kopi mentah terus disebut green bean. Sebaliknya, Google menawarkan kacang hijau.

Biji Kopi Mentah

Apa itu biji kopi mentah? Beberapa orang mungkin bertanya tentang selanjutnya, bukan? Itu normal jika Anda tidak tahu.

Tahukah kamu? Kopi yang biasa Anda nikmati untuk menemani aktivitas atau larut malam ini telah mengalami beberapa kali operasi.

Bagaimana prosesnya? Inilah mengapa saya atau beberapa produsen kopi di Indonesia menyebutnya dengan coffee cycle. Siklus kopi yang saya maksud adalah sebagai berikut:

  • Proses pasca panen
  • Roasting
  • penggilingan
  • Fermentasi

Apa itu?berikut penjelasanya.

1. Proses Pasca Panen Biji Kopi Mentah

Proses ini merupakan pengolahan biji kopi yang telah dipetik dari pohonnya. Karena proses ini mencakup beberapa jenis seperti full lotion, half lotion, natural dan honey.

Proses pembuatan kopi dilakukan setelah buah kopi dipetik, dan buah kopi harus melalui banyak pilihan praktis untuk menjadi kacang hijau.

Proses pembuatan kopi ini bertujuan untuk menghilangkan / membersihkan kulit dan buah ceri yang masih menempel pada kulit biji kopi.

Kualitas kopi ditentukan dari 60% untuk budidaya, 30% untuk penyangraian dan 10% untuk penyeduhan. Proses ini terjadi di kebun sebagian besar selama proses pasca panen.

Cara kopi diproses setelah dipanen akan berdampak besar pada kopi akhir. Dengan kata lain, pengolahan merupakan faktor penting yang tidak bisa diabaikan dalam dunia kopi.

Sebelumnya, kami harus memahami struktur dari kopi itu sendiri. Secara umum kopi dapat dikenali dari dua bagian utama, yaitu kulit buah dan bijinya.

Biji ini dikenal sebagai biji kopi. Namun, kerak merupakan hal yang mempengaruhi cita rasa kopi. Kulit buah terdiri dari empat bagian, yaitu kulit bagian dalam, daging buah, getah dan dermis.

2. Rasting atau Sangarai

Pada tahap ini biji kopi yang telah lewat setelah dipanen di panggang hingga biji kopi tersebut matang. Proses ini sekarang memakan waktu lama, tergantung metode dan alat yang digunakan.

Namun, memanggang biji kopi secara merata membutuhkan waktu dan teknik yang baik. Gunakanlah mesin roasting kopi Agar proses roasting lebih cepat yang bisa anda beli di grosirmesin.

3. Penggilingan

Setelah biji kopi disangrai ata diroasting, proses yang perlu dilakukan adalah penggilingan atau yang disebut penggilingan. Proses yang sama memiliki beberapa jenis gerinda.

antara lain: gerinda ekstra kasar, gerinda kasar, gerinda sedang, gerinda sedang, gerinda sedang, gerinda halus, dan gerinda ekstra halus / kalkun.

Tujuannya adalah untuk memiliki persona kopi berdasarkan keinginan kafe atau pakar yang berbeda. Wah, kopi seduh banyak sekali jenisnya.

4. Fermentasi

Inilah “kendala” terakhir yang harus diatasi sebelum bertemu dengan kekasihnya. Di mana kopi disajikan? Tentu ada beberapa jenis teknik penyajian kopi.

Diantaranya: teknik manual brewing dan espresso. Setting manual sendiri, ada banyak teknik dan jenis yang akan terus berkembang dari hari ke hari.

Teknik ini menggunakan seluruh tangan manusia, disebut juga dengan manual.

Sedangkan Espresso merupakan teknologi penyajian kopi yang menggunakan bantuan mesin.