Tempe adalah salah satu makanan dari kacang kedelai yang mengandung protein yang baik untuk tubuh. Tempe bisa diolah ke berbagai olahan makanan salah satunya keripik tempe sagu.
Manfaat Tempe Untuk Kesehatan

1. Sumber Protein
Kandungan nutrisi yang terdapat pada tempe terbukti kualitasnya lebih baik dibandingkan kedelai, karena kadar protein yang larut dalam air akan mengakibatkan meningkatnya aktivitas enzim proteolitik.
Enzim proteolitik dapat memecahkan rantai panjang protein menjadi zat yang dapat dicerna oleh tubuh. Jadi mengkosumsi tempe sangat baik untuk memenuhi asupan protein bagi tubuh.
2. Tinggi Kalsium
Kandungan kalsium dalam tempe bisa menjadi alternatif untuk mencukupi kebutuhan kalsium selain susu. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kalsium yang terkandung di dalam empat potong tempe setara dengan satu gelas susu sapi.
3. Antioksidan Penangkal Radikal Bebas
Paparan radikal bebas bisa menyebabkan atau memicu kanker. Tubuh sangat membutuhkan antioksidan untuk menangkal radikal bebas tersebut. Ternyata, antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh dapat didapatkan dengan mengonsumsi tempe.
4. Sumber Vitamin B12
Vitamin B12 banyak terkandung dalam daging, ayam, ikan, dan susu. Tempe merupakan satu-satunya sumber vitamin B12 yang berasal dari nabati karena mengandung 0.0017 mg vitamin B12.
Ciri Tempe yang Baik untuk Dikosumsi
1. Warna Tempe dan Jamur
Kualitas tempe bisa dilihat dari warna kedelai dan jamur. Perhatikan warna kedelai tempe yang kuning dan jamurnya masih berwarna putih. Tempe yang warnanya hitam atau sudah coklat, itu sudah mulai busuk.
2. Tekstur Padat dan Sedikit Jamur
Pilih tempe yang bertekstur padat dengan kacang kedelai dan sedikit jamur putih seperti kapas di sela-selanya. Permukaan tempe yang baik akan tetap padat jika ditekan dan teksturnya agak keras karena butiran kedelai yang rapat.
3. Tempe Tak Mudah Hancur Jika Dipotong
Tempe tidak mudah hancur atau terlepas butiran kedelainya jika dipotong. Tempe dengan kualitas baik memiliki rasa gurih dan tidak pahit. Tempe yang dibungkus plastik lebih awet daripada tempe yang dibungkus daun.
Tempe yang masih baru diproduksi umumnya masih hangat, kedelainya utuh, dan padat. Jangan pilih tempe yang agak basah, berwarna coklat kehitaman dan mudah patah. Tempe dengan ciri-ciri seperti ini akan cepat busuk.
4. Aroma Jamur Segar
Resep Keripik Tempe Sagu
Bahan:
- 500 gram tempe yang masih kedelai
Bahan bumbu halus:
- 6-7 siung bawang putih
- Air secukupnya
- Garam secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
Langkah-langkah
- Campur tempe yang masih belum jadi dengan sagu/kanji hingga bergerundil, dalam pencampuran sampai pembungkusan jangan sampai terkena tangan harus pakai centong/sendok.
- Bungkus dalam plastik tekanan-tekan hingga benar-benar padat. Lakukan semua hingga habis ya Lalu tusuk degnan tusukan gigi ataupun lidi.
- Gantung dan diamkan 24 jam/lebih. Potong-potog tempe dengan ukuran tipis. Haluskan bumbu dan campur dengan air. Panaskan minyak lalu celupkan irisan ke dalam bumbu.
- Goreng hingga matang dengan api kecil. Kalau irisannya tipis dan minyak panas tapi api kecil, kamu akan mendapat hasil gorengan yang crispy.
Selain artikel di atas, Anda juga bisa membaca Cara Membuat Keripik Pare yang Sehat, Enak dan Tidak Pahit