bonsai kelapa

Cara Membuat Bonsai Kelapa Gading

Cara Membuat Bonsai Kelapa, Cukup banyak tanaman atau pohon yang bisa dijadikan bonsai. Salah satu contohnya adalah pohon kelapa. Yuk, ketahui cara membuat bonsai kelapa di sini.

Bonsai merupakan salah satu tanaman hias yang menarik. Nah  , jenis dari bonsai sendiri bermacam-macam.Salah satunya adalah  Cara membuat kelapa bonsai  Tanaman bonsai kelapa memiliki bentuk yang unik serta dijadikan sebagai hiasan rumah. cari tau juga cara membuat kelapa bonsai dan cara lain nya 

cari cara membuat bonsai kelapa di sini.

Cara Membuat Bonsai Kelapa

 

Tanaman bonsai merupakan teknik untuk mengerdilkan tanaman.

Teknik asal negara Jepang ini mengharuskan kamu untuk menggunakan pot kecil yang dangkal.

Cara pertama untuk membuat bonsai adalah menentukan jenis pohon terlebih dahulu.

1. Tentukan Jenis Pohon Kelapa

Ada beberapa jenis kelapa yang bisa kamu jadikan sebagai tanaman bonsai. Seperti, pohon kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino.

Ciri-Ciri Bonsai Kelapa Gading Merah:

cara membuat bonsai kelapa

  • Memiliki warna merah kekuning-kuningan
  • Akan menjadi tanaman bonsai yang sangat indah dan unik
  • Perawatannya repot karena harus mempertahankan warna merahnya
  • Harus menggunakan pupuk yang cukup banyak

Ciri-Ciri Bonsai Kelapa Gading Susu:

bonsai kelapa
  • Memiliki warna putih
  • Sering tumbuh di daerah subtropis
  • Sering dijadikan pengganti pohon palem untuk diletakkan di taman.

Ciri-Ciri Bonsai Kelapa Albino:

bonsai

  • Memiliki warna putih yang tidak pucat
  • Warna putihnya lebih terang atau mendekati   silver  .

Nah,   sudah tahu ‘kan ciri-ciri dari jenis pohon kelapa yang akan kamu lihat bonsai?

pilih salah satu, ya.

Baca Juga : Cara Buat Kue Pancong Kekinian Beraneka Toping

2. Pilih Bibit Kelapa Untuk Cara Membuat Bonnsai Kelapa

Cara selanjutnya adalah memilih bibit unggul agar hasilnya sempurna sesuai yang kamu harapkan.

Pilih bibit bonsai yang sudah agak tua karena akan lebih cepat tumbuh tunas baru.

Lebih baik kamu mengambilnya langsung dari pohon sebab, khawatir bila ada komitmen pada bibit yang jatuh.

Untuk ukurannya sendiri, ambil bibit yang ukurannya tidak terlalu besar atau kecil dengan akar yang besar dan kuat.

Bibit dengan ukuran batok yang kecil akan memudahkan ketika membentuk batang nantinya.

3. Tentukan Posisi Batok Kelapa

Tempat awal berkembangnya kelapa tertelak pada bagian batoknya, sehingga Anda perlu menentukan posisi batok sesuai pola bonsai yang diinginkan.

Pertama, tempat cukup yang belum memiliki tunas pada tanah yang memiliki kandungan air yang banyak.

Bibit akan tumbuh tuna kurang lebih 1 sampai 2 minggu.

Kemudian, letakkan batok kelapa pada posisi vertikal, nanti batok kelapa akan dikelilingi akar.

Atau bisa juga diletakkan horizontal, nantinya bentuk bonsai akan seperti rumah siput.

4. Bersihkan Sabut Kelapa

Cara berikutnya yaitu, bersihkan sabut kelapanya.

Sabut kelapa harus dibersihkan ketika tunas kelapa sudah muncul.

Bersihkan dengan cara mengupas atau menyayat batok kelapa.

Cara menyayat bonsai yang benar yaitu mengupas dengan sayatan-sayatan bujur mengitari batok.

Ketika menyayat harap berhati-hati agar tidak mengenai tunas dan akar yang baru tumbuh.

Selanjutnya, kamu bisa mengupas semua sabut kelapa yang menempel pada batanya.

5. Bersihkan Bulu Halus Batok Kelapa

Setelah batok kelapa bersih dari sabutnya, langkah selanjutnya adalah membersihkan bulu halus pada batok kelapa.

Bulu halus bisa dihilangkan dengan pisau sampai batok kelapa bersih.

Untuk membuat tampilan lebih bagus kamu bisa menghaluskannya dengan menggunakan ampelas

6. Persiapkan Media Tanam

Kemudian, cara selanjutnya yaitu mempersiapkan media tanam .

Sediakan pot sesuai ukuran bata lalu isi dengan campuran tanah, air, pupuk kandang, dengan perbandingan 2:1:1.

Jika sudah terisi, siapkan botol bekas air mineral untuk dijadikan penutup bagian tunas kelapa agar bisa berkembang dengan cepat.

Bagian atas botol dipotong dengan tinggi kurang lebih 5 cm.

Batok kelapa bertunas tadi bisa dimasukkan ke dalam pot yang berisikan campuran tanah, air, dan kandang.

Penanam bonsai bercabang dengan pelan-pelan.

restoran batok kelapa dengan posisi miring.

Kemudian, ketika memasukkan ke dalam media tanam, jangan sampai membuat akarnya putus.

7. Bentuk Tanaman Sebagai Cara Membuat Bonsai Kelapa

Cara membuat bonsai kelapa yang cukup penting.

Ketika bibit sudah tumbuh hingga 15 sampai 20 cm, perlu disayat pada bagian tunas yang paling bawah.

Untuk tunas yang masih muda jangan sampai terkena sayatan agar tidak membusuk.

Penyayatan dilakukan sehari minimal 3 kali atau bisa lebih agar hasil maksimal.

Kemudian, cara membentuk akar bonsai agar memiliki bentuk yang indah dan menarik coba ikat dengan kawat atau tali.

Ikatan kawat atau tali akan mengarahkan pertumbuhan mengomel dari bonsai kelapa.

biasanya ujung mengomel ke pangkal batang, sedangkan pemotongan dilakukan untuk membuang bagian mengomel yang tidak diinginkan.

Biasanya, pemotongan ocehan melengkung ke dalam batang atau mendatar.

8. Cara Merawat Tanaman Bonsai Kelapa

Setelah langkah-langkah pembuatan tanaman bonsai kelapa di atas kamu harus merawatnya.

perawatannya cukup mudah.

Cukup sirami tanaman bonsai milikmu sehari sekali yaitu, saat pagi atau sore hari.

Namun, saat musim kemarau kamu harus lebih sering menyiraminya agar tidak kering.

Selain disiram bonsai ini juga perlu diberikan pupuk.

Untuk pemupukannya dapat dilakukan setiap 15 hari sekali.

Bisa juga memakai insektisida atau herbisida agar tanaman bonsai batok terbebas dari serangan penyakit dan hama.

nutrisi yang cukup juga dapat mempromosikanbonsai batok cepat berbuah

Selamat mencoba! Semoga informasi ini dapat bermanfaat 

Related Posts