Pada artikel ini, kita akan berbicara penjelasan mengenai komposisi fotografi dan contohnya untuk mengilustrasikan konsep tersebut.
Fotografi adalah seni yang melibatkan tidak hanya pengambilan gambar tetapi juga menciptakan karya yang menarik dan estetis. Komposisi adalah cara anda mengatur elemen dalam bingkai untuk menciptakan keseimbangan visual dan mengarahkan mata pemirsa ke arah yang diinginkan.
Prinsip Komposisi Fotografi dan Contohnya

Komposisi adalah susunan/pengaturan bagian-bagian dari suatu gambar (misalnya garis, bentuk,ruang kosong, bayangan, warna, tekstur, dll.) untuk membuat gambar lebih menarik dan mudah dipahami.Beberapa prinsip biasanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi gambar. “Tunjukkan padaku apa yang kau inginkan anda menunjukkan”.
1. komposisi fotografi yang Pertama Contohnya Motion blur
Adalah komposisi foto yang menunjukkan pergerakan latar belakang dan subjek utama. Banyak fotografer menghindari komposisi ini, tetapi banyak juga yang ingin mendapatkan efek ini. Dengan teknik ini, gambar yang dihasilkan seakan memberi tahu jika subjek terlihat bergerak saat diambil.
Untuk mendapatkan efek ini, subjek harus berada dalam fokus sementara latar belakang menjadi buram karena gerakan. Oleh karena itu, kamera perlu digerakkan sesuai dengan pergerakan subjek. Komposisi juga biasa disebut sebagai panorama. Teknik ini sering digunakan untuk membuat foto abstrak, foto aksi, foto lanskap, dll.
2. Rule of Thirds (Aturan Ketiga) Contoh Fotografi
Adalah seperangkat pedoman yang membantu setiap fotografer menempatkan objek atau subjek dalam foto dengan cara dan bentuk. Rule of thirds adalah komposisi paling terkenal di semua genre fotografi, yang menyatakan bahwa untuk melakukan ini, anda harus menempatkan elemen terpenting dari gambar foto anda secara vertikal.
Teknik ini tidak jauh berbeda dengan teknik foto golden ratio beberapa kamera memiliki opsi untuk mengurutkan secara otomatis berdasarkan aturan sepertiga pada layar LCD, sehingga lebih mudah digunakan.
3. Leading Lines (Garis Pemandu)
Leading lines adalah garis dalam gambar yang mengarahkan mata pemirsa ke objek atau gambar utama. Menggunakan elemen seperti jalan, sungai, atau garis arsitektur yang menonjol sebagai panduan dapat membantu menciptakan komposisi yang dinamis dan fleksibel.
4. Space and Balance (Ruang dan Keseimbangan)
Menciptakan ruang yang memadai di sekitar elemen utama dan mencari keseimbangan antara objek yang berbeda dalam bingkai adalah kunci untuk komposisi yang sukses.
5. Framing Salah Satu Contoh Komposisi Fotografi
Framing adalah strategi yang membingkai kan objek utama atau Point Of Intereset (POI) di kelilingi dengan beberapa banyak nya elemen lain dalam foto. Salah satu keuntungan yang di dapat jika menggunakan framing adalah mata para penonton akan focus pada objek foto.
Selain itu framing memiliki manfaat dalam memberikan efek ruang yang tajam pada foto yang kita hasilkan. Di zaman sekarang ini ada begitu banyak sekali objek yang membuat poin utama pada foto menjadi sempurna secara alami.
Contohnya : pepohonan, gapura dan goa dan lain sebaginya. Dengan menempatkan objek-objek tersebut disekitar atau di tepi komposisi dalam foto yang akan kita ambil, hal itu bisa anda lakukan untuk membantu memisahkan subjek utama dalam foto dengan beberap bagian lainnya. Alhasil, gambar menjadi lebih fokus dan hingga menarik pusat perhatian pada pusat Point of Interest.
Sangat penting juga jika anda bisa mempelajari komposisi ini untuk mendapatkan hasil foto yang hasilnya baik. Namun tak bisa dipungkiri, untuk mendapatkan momen atau ekspresi yang menarik, terkadang orang mengabaikan komposisi. Ingatlah bahwa komposisi tidak dapat ditemukan di pengaturan kamera, bahkan dalam mode otomatis komposisi tidak dapat disentuh atau diedit dengan Photoshop. Itu semua berasal dari kemampuan kreatif sang fotografer. Dengan terus melatih komposisi foto anda, foto anda akan meningkat seiring waktu.