Memelihara sapi memang membutuhkan biaya, waktu dan tenaga ekstra. Namun, semua itu merupakan hal yang wajar apabila ingin menghasilkan sapi berkualitas super. Untuk menciptakan sapi-sapi dengan kualitas super, tentu saja sapi harus diperhatikan kesehatannya serta terhindar dari stres yang memiliki dampak buruk bagi kualitas dan kuantitas daging dan susunya.Maka dari itu peternak harus tahu cara menghindari sakit pada sapi.

Sapi atau lembu adalah hewan ternak anggota famili Bovidae dan subfamili Bovinae. Sapi dipelihara terutama untuk dimanfaatkan susu dan dagingnya sebagai pangan manusia. Hasil sampingannya seperti kulit, jeroan, tanduk, dan kotorannya juga dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia. Di sejumlah tempat, sapi juga dipakai sebagai penggerak alat transportasi, pengolahan lahan tanam (bajak), dan alat industri lain (seperti peremas tebu).
Menghindari Sakit Pada Sapi
Sapi yang terjaga kesehatannya mempengaruhi kualitas dan kuantitas daging mapun susu yang dihasilkan. Agar selalu sehat, sapi harus terjaga kebersihannya dan terlindungi dari berbagai kerentanan serangan penyakit. Menjaga kesehatan sapi akan membantu peternak terhindar dari pengeluaran berlebih untuk mengobati sapi yang sakit. Beberapa hal yang dapat dilakukan peternak untuk menjaga kesehatan sapi, antara lain :
1. Menjaga kualitas pakan sapi
Pakan merupakan hal yang krusial dalam beternak sapi. Pakan yang baik adalah pakan yang segar, bergizi dan terbebas dari zat-zat kimia berbahaya. Sehingga, pemilihan pakan harus benar-benar diperhatikan. Apabila pakan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan sapi, maka akan terjadi defisiensi zat makanan yang meyebabkan sapi mudah terserang penyakit.
2. Pemberian vaksin pada sapi
Pemberian vaksin pada sapi berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh sapi terhadap berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan protozoa. Vaksinasi pada sapi akan menghindarkan sapi dari penyakit menular maupun tidak menular.
3. Memandikan sapi agar menghindari sakit pada sapi
Dalam sehari, sapi bisa buang kotoran hingga 15 kali yang menyebabkan tubuhnya mudah sekali kotor. Sapi perlu dimandikan untuk menjaga kebersihannya guna terbebas dari berbagai kuman dan kotoran penyebab penyakit yang menempel di tubuh sapi.
Memandikan sapi bermanfaat untuk metabolisme tubuh sapi dan menjaga kesterilan susu. Jika persediaan air cukup banyak, sapi bisa dimandikan dua kali sehari, pagi dan sore. Namun, apabila air sedikit, satu kali sehari saja cukup.
4. Menjaga kebersihan kandang sapi
Kebersihan kandang sapi perlu dijaga. Mengingat seringnya sapi buang kotoran, maka seharunya kandang rutin dibersihkan setiap harinya.
Kandang yang kotor akan berpengaruh pada kondisi kesehatan sapi. Selain itu, faktor ukuran kandang juga perlu diperhatikan. Tidak boleh terlalu sempit karena akan mudah menimbulkan stres bagi sapi.
5. Pengobatan eksternal agar menghindari sakit pada sapi
Bagian luar sapi, yaitu kulit juga terkadang mengalami gangguan seperti parasit, jamur, kudis ataupun luka. Apabila didapati hal-hal tersebut, sapi harus segera diobati agar gangguan tersebut tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Pemberian mineral jangan disepelekan karena sangat dibutuhkan oleh induk sapi, sebab mineral merupakan sumber bahan pembentukan kolostrum yang penting bagi sang anak.
6. Pantau kesehatan sapi
Pakan, vaksin dan kandang sudah, selanjutnya adalah kesehatan sapi. Penyakit menyerang tanpa disadari. Untuk menghindari itu, Sobat LinkUMKM harus selalu secara berkala mengecek kesehatan sapi.