screen printing kaos

Mengenal 3 Jenis Screen Printing Kaos

Screen printing menjadi salah satu teknik unggulan dalam dunia percetakan, teknik ini juga lebih sering disebut sebagai sablon kaos manual. Teknik sablon kaos yang dipakai untuk mencetak gambar desain ke kaos secara manual dengan menggunakan screen terbilang jauh lebih unggul.

Pengertian Screen Printing Kaos

screen printing kaos

Apa itu Screen Printing? Cetak Saring atau Sablon merupakan salah satu teknik cetak yang ada dalam keilmuan printmaking. Dimana, ilmu printmaking ini memproduksi sebuah citra visual dengan menggunakan sebuah proses pembuatan film afdruk pada screen sebagai master cetakan.

Cetak Sablon merupakan salah suatu jenis pencetakan, dimana jenis pencetakan ini menggunakan metode cetak saring.

Oleh karena itu, dalam proses pencetakan sablon membutuhkan sebuah media penyaring tinta yang disebut sebagai kain saring atau screen.

Jenis-Jenis Screen Printing

Bila dilihat dari tujuan penggunaannya dan jenis kerapatan Screen, Screen yang biasanya digunakan untuk mencetak sablon pada kaos atau kain dibagi ke dalam beberapa kategori.

Diantaranya yaitu: Screen halus (T165-T200), screen sedang (T120- T150), hingga screen kasar (T48-T90). Huruf T yang letakan di depan angka tersebut, bermakna Thick yang memiliki arti ketebalan.

1. Jenis Screen Kasar (T48 Sampai dengan T90)

Screen kasar mempunyai lubang pori-pori yang cukup besar. Biasanya pori-pori yang besar ini memiliki kemampuan untuk menyalurkan tinta dalam jumlah yang banyak, tebal dan kental.

Jenis Screen ini umumnya digunakan untuk menyablon tinta plastisol, rubber, dan pasta. Jenis Screen kasar ini sangat cocok bila digunakan di beberapa jenis kain berikut ini, diantaranya:

  • T48 sampai T55 digunakan untuk mencetak sablon pada media kain, seperti handuk, sprey, selimut, dan lain sebagainya.
  •  T55 sampai T62 digunakan untuk mencetak sablon dengan gambar atau desain yang timbul seperti lem, stiker dan kaos berbahan polyester atau katun.
  • T77 digunakan untuk mencetak sablon dengan tinta plastisol pada media kaos berbahan katun.
  • T90 digunakan untuk mencetak sablon yang timbul dengan motif halus, bendera, dan kaca.

2. Jenis Screen Sedang (T120 Sampai dengan T150)

Screen sedang umumnya mempunyai lubang pori-pori yang lumayan rapat. Screen sedang ini umumnya dipakai untuk menyablon bahan yang tidak terlalu menyerap cat. Contohnya seperti kulit imitasi halus, kertas, stiker, serta karton.

Screen sedang digunakan untuk menyablon pada bahan kaos dengan menggunakan teknik raster.

Teknik raster yaitu teknik sablon dengan jenis film berbentuk kumpulan beberapa lubang-lubang kecil yang dapat memberikan efek gradasi pada hasil cetakannya.

  • Screen 120T digunakan untuk mencetak sablon pada kertas kartos, logam halus, kayu, serta logam halus.
  • Screen 150T digunakan untuk mencetak sablon pada mika, imitasi, dan kertas.

3. Jenis Screen Halus (T165 Sampai dengan T200)

Screen halus ini merupakan screen yang mempunyai level tertinggi dan Memiliki lubang pori-pori yang sangat kecil. Tak heran jika screen ini lebih padat dan halus dibandingkan dengan screen yang lainnya.

Screen halus ini terbagi menjadi tiga kategori, diantaranya adalah:

  •  T165 digunakan untuk mencetak sablon pada kertas yang memiliki daya serap rendah. Screen ini juga dapat digunakan di sablon logam, plastik dan kaca.
  • T180 digunakan untuk mencetak sablon pada media plastik dan bahan-bahan lain yang memiliki tekstur halus.
  •  T200 umumnya digunakan untuk mencetak sablon pada media kaca.

Penutup

Informasi diatas merupakan pembahasan mengenai jenis-jenis screen untuk proses sablon kaos yang digunakan untuk menyablon dan juga sering dipakai dalam dunia sablon. Mulai dari screen yang kasar sampai dengan screen yang halus

Screen-screen ini juga membutuhkan bahan sablon yang presisi atau sesuai dengan barang yang akan disablon. Namun jika Anda ingin menggunakan screen untuk menyablon sebuah kaos, pilihlah jenis screen yang kasar atau sedang.

 

Related Posts