Teknik Panning

Teknik Panning

Teknik panning ialah cara fotografi yang di gunakan untuk memebeku Gerakan benda yang bergerak. Ide Teknik tersebut adalah cara mengatasi masalah mengambil gambar subjek yang bergerak dengan cepat.

Ciiri ciri panning menekakan kesan astistik dari objek yang bergerak dengan cepat. Tidak tedapay yang dapat menjamin foto dengan Teknik tersebut akan sempurna. Tetapi, dengan selalu latihan, kesabaran dan momen yang cocok, maka akan tercipta sebuah foto panning dramastis yang menarik.

Lebih lengkapnya baca jasa foto wisuda jogja

Untuk melakukan Teknik tersebut cukup mudah. Dengan mengatur kecepatan rana untuk menghentikan gerakan beku. Cukup gerakkan kamera mengikuti objek lalu tekan tombol shutter dengan cepat. Terlihat mudah tetapi jika di praktekan akan sedikit susah.

Cara Foto Panning yang Benar

Teknik Panning

1. Memilih Shutter Speed ​​yang Tepat

Maka dari itu berikut beberapa tips atau cara foto panning dengan benar :

Hal penting dalam melakukan teknik menulis adalah kecepatan rana. Anda dapat mengatur kecepatan rana terkait dengan cepat subjek bergerak dan seberapa banyak efek kecepatan yang ingin Anda abadikan.

Anda dapat memilih kecepatan rana yang lebih rendah dari yang biasa di gunakan. Anda dapat mencoba menggunkan 1 atau 30 detik. kemudian coba juga shutter speed yang lebih rendah 1 atau 60 detik, sampai 1 atau 8 detik. ingat pemilihan kecepatan rana terkait pada kondisi cahaya dan kecepatan subjek.

Dan ingat kecepatan rana untuk memotrey orang yang sedang naik sepeda berbeda dengan, kecepatan rana saat memotret motor. Jika subjek foto yang di bidik terlihar kurang tajam, maka coba lah naikkan shutter speednya. Saat background kurang blur, anda dapat menurukkan shutter speednya.

2. memasang Posisi Kamera

Posisikan Anda di tempat yang memiliki pandangan luas terhadap subjek. Jangan sampai Anda memotret teknik panning di lokasi yang terhalang. Lakukan juga bagian latar belakang subjek.

Background yang berwarna akan menghasilkan blur yang bagus.

3. Gunakan Flash

Untuk menghadirkan foto yang mempunyau bentuk jelas, anda dapat menggunakan flash. atur speedlight dengan baik. Jika campuran flash dan kecepatan rana rendah berhasil, maka menghasilkan efek blur yang menarik.

4. Atur Fokus

Cara foto panning dengan benar bisa anda lakukan dengan memakai autofocus atau manual fokus. tetapi, untuk fotografer pemula anda dapat menggunakan mode autofocus. Dan anda juga dapat menggunakan mode AF sampai C pada Nikon atau mode Al Servo pada Canon.

Dengan mode tersebut, kamera akan melakukan fokus mengikuti pergerakan objek menekan setengah tombol shutter. Mode autofokus dapat digunakan jika subjek bergerak dengan konsisten.

Jika kamera Anda tidak memiliki fokus otomatis yang cepat, Anda juga dapat menggunakan mode pra fokus. Ikuti pergerakan objek dengan menekan setengah tombol rana untuk mengambil subjek fokus.

5. Gunakan Tripod

Bila subjek dapat diprediksi dan dekat dengan anda, lebih baik gunakan tripod agar hasil foto teknik panning lebih bagus. tetapi, jika anda mencari subjek yang tidak dapat diprediksi misal saat menonton balap motor, juga dapat menggunakan tangan saja. Tetapi, dibutuhkan keseimbangan dan stabilitas pada tangan agar kamera tidak bergerak.

6. Lakukan Jarak

Semakin dekat subjek, maka akan menghasilkan foto yang fokus. Namun, beberapa fotografer subjek juga perlu diimbangi oleh latar belakang.

Maka Anda perlu memperhatikan jarak subjek agar sesuai dengan kamera yang dipilih. Anda dapat menggunakan lensa zoom 70 sampai 200 mm untuk membuat teknik panning lebih mudah.

7. Gunakan Fitur VR atau Vibration Reduction

Untuk menghindari guncangan saat memotret, Anda dapat menggunakan fitur VR yang sudah tersedia di beberapa kamera. Fitur tersebut penting dinyalakan karena memotret panning butuh stabilitas.

8. Menggerakkan Kamera

Setelah semua hal di atas Anda pikirkan, maka Anda mulai memotret. anda perlu memastikan kembali posisi anda sempurna tanpa halangan. Agar subjek terlihat tajam, Anda dapat menggerakkan lensa dengan tenang dan stabil.

Arahkan kamera secara horizontal atau ke kanan dan kiri. Dibutuhkan latihan agar gerakan kamera stabil maka akan menghasilkan foto lebih tajam. Pilih background yang mempunyai warna cerah dan warna menarik. Namun, jangan terlalu banyak detail agar fokus tetap terarah pada subjek untuk mendapatkan foto yang memiliki background menarik.

Arahkan kamera mengikuti subjek uang bergerak dan tekan tombol rana dengan tepat untuk mengambil fokus. Perlu digarisbawahi, gerakan yang mengejutkan secara mendadak dapat mengakibatkan hasil foto yang kurang sempurna.

Semakin lembut dan tenang cara anda menggerakkan kamera mengikuti subjek, maka akan menghasilkan foto panning yang tajam .

Jangan hanya mengambil 1 atau 2 foto saja. Seorang fotografer profesional dapat mengambil 20 sampai 30 foto agar menghasilkan gambar panning yang sempurna. Maka dibutuhkan latihan serius dan kesabaran untuk menemukan momen yang tepat dalam mengambil foto teknik panning.

Related Posts