Pembahasan kita kali ini tentang cara berbisnis hewan kurban menjelang idul adha
Tidak lama lagi,umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Besar Islam yaitu Hari Raya Idul Adha atau yang juga bisa disebut sebagai Idul Qurban.Pada hari itu, umat muslim akan melakukan ibadah kurban, yakni menyembelih hewan ternak seperti sapi atau kambing untuk kemudian di bagikan kepada yang berhak menerimanya.Hari Raya Idul Adha juga sekaligus memperingati peristiwa nabi pada masa dahulu, yakni ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan anaknya, Ismail. Sebelum itu terjadi, Allah perintahkan Nabi Ibrahim untuk mengganti kurbannya dengan domba.
Sejak saat itulah peristiwa kurban/penyembelihan hewan selalu diperingati oleh umat muslim di seluruh dunia. Nah perayaan Idul Adha juga merupakan momentum untuk berbagi dengan sesama, karena daging hewan kurban yang sudah di potong akan disalurkan ke seluruh masyarakat, tanpa ada kecuali.Adanya pandemi yaitu covid 19 tampaknya tidak menyurutkan niatan untuk menunaikan perintah Allah yaitu berkurban. Pada tahun lalu, berdasarkan data Kementerian peternakan, total stok kambing dan sapi untuk hewan kurban lokal yang disiapkan untuk kebutuhan Idul Adha mencapai 1.830.600 ekor
Jumlah tersebut terbagi atas Kambing dan sapi yang sebanyak 870.000 ekor atau setara dengan 47,3% dari total jumlah hewan kurban pada tahun lalu.Pada tahun ini, kebutuhan akan hewan kurban tampaknya akan tetap stabil.pada saat hari raya idul adha para peternak sapi dan kambing mendapatkan pendapatan yang sangat banyak.jika ingin mendapatkan pendapatan yang banyak dalam usaha ini maka kita haru melakukan hal-hal yang akan menguntungkan kita.
Dalam usaha ini para peternak harus rutin dalam merawat dan memelihara sapi-sapi kurban.dapat dilihat dari segi pakan bahwa pemanfaatan rumput sangat penting bagi hewan-hewan kurban tersebut.
-berikut hal-hal yang akan menguntungkan kita dalam cara berbisnis hewan kurban:
1. Gunakan sistem bagi hasil dalam cara berbisnis hewan kurban
Kebanyakan dalam sistem perdagangan hewan kurban seperti bisnis kambing ataupun sapi menggunakan sistem bagi hasil dengan penjaga atau pemilik hewan kurban. Mekanismenya adalah, kamu membeli kambing atau sapi dengan jumlah tertentu, lalu hitung juga biaya untuk membangun kandang yang berada di pinggir jalan.Kamu bisa mempersiapkannya 1 bulan atau 3 minggu sebelum hari raya Idul Adha. Sekarang sepertinya saat yang tepat untuk kamu memulainya. Sistem bagi hasil yang dimaksud didasarkan pada hasil penjualan hewannya.
Misalnya, kamu membeli kambing dengan harga per ekor Rp1,5 juta sampai Rp1,8 juta. Sementara harga pasaran kambing jelang Idul Adha adalah Rp2,3 sampai Rp3 juta, tergantung dari berat kambing tersebut.Hitung biaya pakan kambing dan juga biaya untuk menjaga hewan-hewan tersebut selama kurang lebih 1 bulan. Setelah itu, kamu bisa melihat berapa potensi keuntungan dari harga penjualan kambing.
2. Jadi penjual online
Kamu yang tidak memiliki modal cukup, bisa juga menjadi reseller dari pemilik kandang kambing ataupun sapi. Biasanya saat ini ada banyak peternak yang ingin hewan ternaknya segera laku, karena momentumnya juga sudah tepat.Kamu bisa menjajakannya via media sosial ataupun jejaring sosial seperti whatsapp. Tambahkan jasa antar sampai rumah. Hanya saja, metode seperti ini membutuhkan banyak foto tentang hewan ternak yang dimiliki.
Usahakan untuk mencantumkan juga berat dari masing-masing hewan kurban. Karena hal itu sangat memengaruh harga jual. Marjin yang bisa didapatkan biasanya sekitar 10%. Lumayan bukan, kamu berjualan tanpa modal namun bisa mendapatkan keuntungan.
3. Menjadi peternak
Untuk menjadi peternak, modal yang dibutuhkan lumayan besar. Karena kamu harus menyiapkan lahan yang cukup untuk hewan ternak kamu. Ini bisa dimulai mulai dari 1 tahun sebelum Idul Adha. Kamu bisa mendapatkan marjin yang cukup lebar lewat mekanisme seperti ini.Karena selain keuntungan penjualan hewan ternak, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan dari hasil perkawinan hewan ternak.
Ya usahakan untuk membeli hewan ternak betina juga, tujuannya untuk bisa mengembangbiakkan hewan ternak secara alami. Jadi kamu tidak melulu harus membeli hewan ternak terus jelang Idul Adha.