cara mengurangi sampah

Cara Mengurangi Sampah Plastik di Lingkungan yang Efisien

Sebelum membahas tentang cara mengurangi sampah plastik, izinkan saya menjelaskan pengertian sampah plastik. Tahukah anda apa itu sampah plastik? jenis sampah plastik, dampaknya dan cara menguranginya.

Awalnya, plastik sangat populer dan banyak digunakan oleh masyarakat sebagai media pembawa barang belanjaan dari supermarket. Namun, dengan perkembangan saat ini, penggunaan sampah plastik telah dilarang dan dikurangi secara drastis karena lebih banyak ruginya daripada manfaatnya.

Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah anorganik, yang tidak dapat langsung diolah dengan cara seperti ini, dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai dengan sendirinya. Diperkirakan sekitar 57% sampah yang ada di pantai Indonesia sendiri adalah sampah plastik dan serasah ini merusakn ekosistem di lautan. Padahal, kehancuran dibumi adalah akibat ulah tangan manusia.

Bagaimana Cara Mengurangi Sampah Plastik?

Sebelum saya membahas cara-cara mengurangi sampah, saya akan membahas tentang jenis-jenis sampah di lingkungan anda dan dampak dari sampah plastik itu sendiri.

Jenis Sampah Anorganik di Lingkungan Sekitar

Sampah Botol Plastik

cara mengurangi sampah plastik

Botol plastik adalah jenis sampah yang paling umum, dan kita semua mengenalnya. Saat ini banyak minuman kemasan yang menggunakan botol plastik. Penggunaan botol plastik semakin populer di kalangan masyarakat dan sepertinya mengkonsumsi minuman di tempat-tempat tersebur sudah menjadi tradisi. Namun dibalik itu semua terdapar fakta yang mencengangkan bahwa penggunaan botol plastik berdampak sangat buruk bagi lingkungan dan merusakn ekosistem alam. Botol plastik juga menjadi penyumbang kerusakan akibat banjir kerena menghambat aliran air sehingga menyebabkan air meluap.

Bahaya Sampah Botol Plastik

  • Sampah Botol Plastik Tidak Terurai dan Terus Menumpuk

Tentunya semua jenis sampah plastik tidak dapat terurai sempurna dan membutuhkan waktu hingga 100 tahun untuk terurai, yang berdampak buruk bagi lingkungan. Sekitar 3 juta ton sampah plastik di seluruh dunia berasal dari botol minum plastik sekali pakai. Hal ini akan menimbulkan ancaman bagi lingkungan darat dan laut.

  • Botol plastik menguras sumber daya

Produksi plastik hampir padat sumber daya, botol air plastik membutuhkan 3 kali jumlah air di dalam botol. Pemanfaatan sumber air tanah yang berlebihan dapat menguras air tanah milik warga di sekitar pabrik pembuatan botol plastik.

  • Penyumbang sampah terbesar

Botol plastik merupakan sumber sampah terbesar. Pasalnya, dari total keluaran botol minuman plastik, hanya sebagian botol yang bisa didaur ulang, sisanya akan berakhir di TPA. Hal inilah yang menyebabkan sampah botol menumpuk, karena sulit terurai dan menjadi penyebab terbesar sampah hanyut di laut.

Sampah Kantong Plastik Belanja

cara mengurangi sampah plastik

Di Indonesia, para pedagang biasanya menggunakan kantong plastik untuk menampung barang belanjaan konsumennya. Kenyataannya mereka tahu bahwa kantong plastik akan meningkatkan limbah plastik. Limbah plastik adalah bahan yang sulit terurai sehingga dapat merusak lingkungan. Masyarakat sudah rutin menggunakan plastik dikarenakan efisien, selesai pakai langsung di buang. Akhirnya, sampah berserakan dimana-mana dan menyebabkan bencana seperti banjir.

Bahaya Sampah Kantong Plastik

Memicu Perubahan Iklim

Sumber material kantong plastik yang terbuat dari minyak bumi, yang merupakan sumber daya alam yang tidak terupdate, mengakibatkan pencemaran lingkungan berkembang karena limbah pabriknya dibuang ke sungai dan pembakaran gas metana mengakibatkan emisi karbon ke udara.

Mencemari Lingkungan

Kantong plastik yaitu barang sekali pakai dengan kegiatan pasca konsumsi yang tidak bertanggung jawab. Kantong plastik yang dibuang sembarangan akan menyebabkan tersumbatnya saluran air,termakan oleh hewan, dan rusaknya ekosistem di laut.

Berbahaya Bagi Manusia

Selain itu, kantong plastik yang digunakan sebagai wadah makanan berpotensi mengganggu kesehatan manusia karena racun pada kantong plastik bisa berpindah ke makanan dan akhirnya penyakit akan menyerang tubuh manusia.

Sampah Dari Sedotan Plastik

cara mengurangi sampah plastik

Sedotan yaitu salah satu bentuk sampah plastik yang sering membawa masalah bagi mamalia laut karena mereka menganggap bahwa plastik sedotan adalah sebagai makanan. Kondisi ini sangatlah mengkhawatirkan karena plastik tidak bisa dicerna oleh hewan dan hewan akan  meninggal. Alhasil, hewan yang ada di laut sana bisa saja punah.

Dampak dari Sampah Sedotan

Melepaskan bahan kimia berbahaya

Terdapat bukti nyata dari bahaya sedotan plastik bagi lingkungan adalah di Tambalan Sampah Pasifik Besar. Sebuah tempat pembuangan sampah antara Hawai dan California yang menduduki area seluas sekitar 1,6 juta km persegi dan diperkirakan telah mewadahi lebih dari 80 ribu ton sampah, pendapat The Ocean Cleanup. Berbagai macam jenis sampah plastik yang ada di sana termasuk sedotan. Kebanyakan sedotan plastik sekali pakai terbuat dari polypropylene, sejenis plastik yang umumnya terbuat dari minyak bumi. Plastik pada umumnya menimbulkan ancaman utama bagi kesehatan dengan melenyapkan pengganggu endokrin (zat kimia yang mengganggu hormon). Akibatnya detak jantung, pertumbuhan tulang, jaringan bahkan kemampuan reproduksi akan terganggu.

Mencemari Lautan

Sedotan plastik kerap kali berakhir di lautan. Geografis Nasional memperkirakan banyak jumlah limbah plastik yang berakhir di lautan adalah 8 juta ton tiap tahun dan sebagian juga terbawa ke sungai-sungai besar di seluruh dunia. Berbagai banyak argumen mengapa sedotan plastik rawan sekali hingga sampai ke laut. Yang paling pertama, sedotan salah satu bagian penting dari sampah pantai, yang biasanya berasal dari tempat makan sekeliling pantai atau dibawa langsung oleh pengunjung pantai.

Kunjungi Juga : Produk Mesin Pencacah Plastik

Sampah dari Botol Sampoo atau Berbagai Jenis Botol Kosmetik

cara mengurangi sampah plastik

Kemudian sampah plastik berikutnya yaitu adalah seperti botol shampoo atau sejenis botol kosmetik. Plastik dengan ini mempunyai bahan dasar Polietilen Kepadatan Tinggi dengan sifatnya yang lebih tebal. Plastik yang berbahan dasar dengan kepadatan tinggi memerlukan proses yang rumit dan lama agar bisa diolah dan menjadi hancur lebur. Akan tetapi, karena sifatnya yang berkencenderungan lebih padat,maka plastik bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang lebih bernilai jual atau bermanfaat.

Dampak Sampah Plastik Bagi Lingkungan dan Alam

Pencemaran Air dan Tanah

Sampah plastik menyimpan banyak racun maupun bakteri, apabila partikel plastik yang masuk ke dalam tanah lalu membunuh hewan pengurai seperti cacing. Bahan poliklorinasi yang ada didalam plastik tidak bisa terurai meskipun dimakan binatang maupun tanaman. Selain itu, sampah plastik bisa mengganggu jalur airsehingga sulit teresap di dalam tanah. Dengan demikian, kesuburan tanah pun terganggu dansirkulasi udara tidak bisa masuk dengan baik.

Sampah plastik juga mengganggu kesuburan tanah dan akan mengakibatkan habitat hewan dan tumbuhan laut juga terganggu. Sampah plastik dapat memengaruhi hewan-hewan yang ada dilaut serta tumbuhan laut. Tidak hanya menjerat akan tetapi ketika dimakan oleh hewan laut akan menyebabkan kematian dan meracuni hewan laut lainnya.

Pemanasan Global

Kantong plastik menjadi salah satu biang masalah perubahan iklim yang terjadi di dunia. Mulai dari tahapan produksinya sampai dengan tahap pembuangan, sampah plastik banyak menimbulkan gas rumah kaca ke udara.

Untuk melakukan produksi plastik diperkirakan membutuh kurang lebih dau belas juta liter bahan baku minyak. Hal ini dikarenakan kantong plastik sangat digemari penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Padahal untuk mengurai minyak bumi menjadi plastik memerlukan proses pembakaran yang bisa menunjang dalam masalah pemanasan global atau perubahan iklim.

Polusi Udara

Dampak yang juga membahayakan kesehatan manusia yakni di bagian pernapasan dari kegiatan pembakaran sampah plastik yang tidak baik. Kegiatan pembakaran yang kurang efisien bisa mengakibatkan kurang terurainya unsur yang ada dalam plastik dengan baik  sehingga menjadi dioksin di udara. Dioksin yang nantinya dihirup oleh manusia akan menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit seperti kanker, gangguan sistem saraf, hepatitis, gejala depresi dan pembengkakan hati. Sudah sangat memprihatinkan bahwa sampah plastik memiliki banyak sekali dampak negatif terhadap  kesehatan manusia karena polusi yang dihasilkan dari penggunaannya.

Merusak Ekosistem

Salah satu penyebab rusaknya ekosistem dan proses rantai makanan ialah sampah plastik. Menumpuknya sampah plastik hingga tersebar di air maupun di tanah bisa mempengaruhi organisme yang ada baik ukuran besar hingga mikroorganisme di dunia seperti plankton.

Sampah plastik yang dimakan oleh organisme akan menyebabkan komplikasi kesehatan dan juga kematian. Organisme bisa keracunan atau tersedak bahan plastik. Tidak hanya organisme yang ada di dalam tanah juga di dalam air hingga manusia sebagai puncak dalam keseluruhan rantai makanan dan manusia adalah penyebab rusaknya alam dan lingkungan.

Menyebabkan Bencana Banjir

Menumpuknya sampah adalah penyebab utama banjir yang sudah tidak asing lagi. Terjadinya bencana banjir dalam suatu daerah tidak heran jika diiringi dengan penemuan tumpukan sampah plastik yang menutup saluran air dan sungai di area yang ditinggal warga. Namun, pemahaman akan pemakaian dan pengolahan sampah plastik sangatlah minim di lingkungan warga. Pembuangan sampah sembarangan di sungai ataupun saluran air lainnya masih diberitakan diberbagai daerah di Indonesia.

Cara Mengurangi Sampah Plastik

1.Mengurangi Penggunaan Sedot Plastikcara mengurangi sampah plastik

Cara yang pertama untuk mengurangi sampah plastik ialah dengan tidak menggunakan sedotan plastik. Akan tetapi, untuk mengubah kebiasaan itu pun sulit, tapi bukannya tidak mungkin.Bayangkan berapa banyak restoran di sekitarmu, berapa banyak sedotan plastik yang menjadi sampah plastik yang sulit didaur ulang.Jika ingin  menggunakan sedotan, gunakan sedotan yang bisa dicuci dan dapat digunakan kembali.

2. Bawa Tas Belanja Pribadi

cara mengurangi sampah plastik

Di sebagian besar pusat perbelanjaan sudah diberlakukan ketentuan tentang kantong plastik berbayar, akan tetapi tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan uang untuk menggunakan kantong plastik.  Sebaiknya jika kamu bisa bawalah tas belanja yang berbahan kain dan bisa dipakai terus-menerus. Carilah tas belanja yang ukurannya bisa disesuaikan dengan belanjaan. Dengan cara seperti ini  akan sangat mengurangi penggunaan kantong plastik.

3. Bawa Botol Minum

Sepanjang tahun pasti ada kurang lebih 20 miliar botol plastik yang berujung di tempat sampah. Membawa botol minum sendiri, dapat membantu mengurangi penggunaan botol plastik yang kemasan. Justru sekarang banyak toko minuman yang merekomendasikan potongan harga jika kamu menggunakan botol minum sendiri. Botol minum juga sudah terjamin aman dipakai berulang-ulang, tidak dengan botol plastik kemasan.

4. Biasakan Masak di Rumah

Seperti bukan hal yang langsung terlintas di kepala memasak untuk diri sendiri adalah salah satu upaya mengurangi penggunaan plastik. Dengan ramainya aplikasi online untuk memesan dan mengantar makanan, tentunya sangat menggiurkan untuk menggunakan jasa tersebut. Akan tetapi, biasanya bungkusan dan alat makan yang digunakan berbahan plastik, kemungkinan besar tidak dapat digunakan lagi. Inilah poin minus yang akan tersampingkan jika kamu masak untuk diri sendiri dan love your self.

5. Beli Barang dalam Jumlah Besar Sekaligus

Kunjungi juga : www.rumahmesin.com/produk/mesin-pencacah-plastik/

Selanjutnya yaitu dengan cara,membeli barang dengan jumlah yang besar. Buat kamu yang suka membeli barang dalam kemasan kecil, lebih baik beralih lah ke kemasan besar karena lebih hemat lagi. Dengan mengubah kebiasaan beralih ke barang yang skala besar, maka jumlah sampah plastik dari bungkusan akan berkurang. Lagi pula,bandingan harga barang kemasan kecil dan besar, kebanyakan barang dengan kemasan besar lebih murah dari kemasan kecil.

6. Kurangi Pemakaian Microbeads

Microbeads adalah partikel kecil yang terbuat dari plastik. Umunya terdapat di sabun mandi, pasta gigi dan beberapa produk kecantikan seperti scrub wajah lainnya. Ukurannya memang sangat kecil, akan tapi dapat menyebabkan microbeads ini termakan oleh hewan laut. Solusinya, kamu harus memperhatikan kandungan yang ada di dalam produk-produk tersebut dan menghindari produk yang mengandung plastik di dalamnya.

7. Daur Ulang adalah Cara Efektif Mengurangi Sampah Plastik 

Sebelum melakukan proses daur ulang sampah, terlebih dahulu kamu memilih kemasan plastik yang bisa kamu pakai ulang. Jika sudah terkumpul yang tidak bisa dipakai ulang, kemudian kamu perhatikan di bagian bawah kemasan plastik. Jika bertuliskan 1(PET), maka kemasan plastik tersebut dapat diterima oleh perusahaan daur ulang. Lalu luangkan waktu sebentar untuk mencari perusahaan daur ulang di sekitar. Lakukan kreativitasmu sebaik mungkin dengan memanfaatkan sampah plastik yang bisa di daur ulang sehingga dapat di jual dan menghasilkan uang.

8. Pilih Cone saat Beli Es Krim

Hal yang sangat sederhana, seperti membeli es krim akan tetapi bisa berdampak bagi kerusakan lingkungan jika kamu memilih cup yang terbuat dari plastik. Ini membuktikan bahwa plastik memang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Jadi, bijaklah dalam penggunaan plastik. Oleh karena itu, tanamkanlah sikap peka terhadap limgkungan sekitar. Cara mengurangi sampah plastik juga jangan terlalu mengkonsumsi es krim yang pake cup ya teman-teman.

9. Hindari Permen Karet

Sebagian besar orang di seluruh dunia belum tahu tentang fakta ini. Kandungan plastik yang digunakan dalam permen karet adalah polyethylene dan polyvinyl acetate. Polyethylene adalah bahan yang sering digunakan untuk mainan anak-anak, sedangkan polyvinyl acetate adalah bahan yang terbuat dari lem. Bahan-bahan ini sebaiknya jangan sampai tertelan. Dikarenakan sisa permen karet sangat susah dibersihkan dan diurai.

10. Minimalisir Plastik untuk Bungkus Paket salah satu Cara Mengurangi  Sampah Plastik

Selanjutnya, cara mengurangi sampah dengan membatasi pembelanjaan online karena barang yang akan dikirimkan ke rumah akan dibungkus menggunakan plastik. Mungkin kebiasaan yang paling sulit ditinggalkan, terutama untuk para perempuan. Biasanya untuk menjaga barang tetap aman dan anti air, plastik memang jadi pilihan nomor satu untuk mengemas barang. Sebaiknya, jika kamu menjalani usaha jualan secara online, gunakan bahan yang lebih ramah lingkungan dan mudah terurai. Contohnya seperti kardus atau bungkus karton.

11.Jangan Buang Sampah Sembarangan

Jangan buang sampah sembarangan, adalah semboyan lama yang belum kita laksanakan. Kebanyakan orang di Indonesia, tidak pernah membuang sampah pada tempatnya. Apalagi di jalanan, mereka beranggapan bahwa jika buang sampah sembarangan toh ada petugas yang akan membersihkan sampah yang kita buang. Bagaimanapun lebih indah apabila masyarakat sadar akan sampah. Seperti kata petatah yaitu, “kebersihan adalah sebagian dari iman” mari kita budayakan kebersihan dengan cara membuang sampah pada tempatnya. Jika kita sudah membuang sampah pada tempatnya, percayalah kita akan terbebas dari berbagai penyakit dan musibah contohnya banjir. Pada umumnya, penyebab dari bencana banjir yaitu akibat masyarakat membuang sampah di sungai.

12. Menanamkan Sikap Peduli Terhadap Lingkungan

Peduli lingkungan adalah suatu perilaku dimana kita sebagai manusia mempunya rasa peduli terhadap lingkungan dan bersemangat untuk mengelola lingkungan dengan baik. Dengan cara menjaga dan melestarikan lingkungan secara berkepanjangan. Dengan cara seperti itu, pemberian alam dapat kita dinikmati secara terus menerus tanpa perlu merusaknya.

Manfaat dari Sampah Plastik yang di Daur Ulang

Setelah membahas tentang cara mengurangi sampah plastik ternyata sampah plastik dapat di daur ulang dan banyak manfaatnya juga. Jadi, bagi teman-teman yang ingin berkreasi  atau menyalurkan bakatnya dalam membuat benda yang berguna maka gunakanlah sampah plastik yang bermanfaat bagi kamu. Dibawah ini adalah contoh dari manfaat sampah plastik.

  1. Membuat Tas Daur Ulang dari Pembungkus Plastik
  2. Memanfaatkan Botol Plastik Sebagai Pot
  3. Mengkreasikan Botol Plastik Besar Menjadi Celengan
  4. Botol Plastik dirubah Menjadi Tempat Pakan Burung
  5. Merubah Botol Plastik Menjadi Tempat Alat Tulis
  6. Botol Plastik Menjadi Wadah Bahan Masakan
  7. Sedot Plastik Menjadi Keranjang Unik
  8. Botol Plastik untuk Hidroponik
  9. Keranjang Unik dari Sedotan Plastik
  10. Botol Bekas Soda Jadi Pot Lucu

Kesimpulan dari Cara Mengurangi Sampah Plastik

Sampah plastik tidak bisa dibuang begitu saja ke tanah. Dibutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi dengan sempurna. Ini adalah sebuah waktu yang sangat lama. Saat terurai, partikel-partikel plastik akan mencemari tanah dan air tanah. Jadi tanamkan dalam diri sikap peduli terhadap lingkungan sekitar dan sikap tanggung jawab terhadap sekitar. Hal ini dilakukan supaya lingkungan yang kita tinggali tidak mengalami kerusakan maupun kerugian terhadap makhluk lain dan juga merusak ekosistem yang ada.

Related Posts