Cara Memasak Ikan Salmon yang Baik dan Benar

Cara Memasak Ikan Salmon – Ikan salmon atau salem dikenal sebagai salah satu makanan bernutrisi tinggi di dunia. Di Indonesia sendiri ikan salmon termasuk mudah ditemukan. Ikan salmon dapat ditemukan di pusat perbelanjaan bahkan di pasar tradisional.
Pada artikel kali ini saya akan membahas bagaimana cara memasak ikan salmonyang benar, karena memasak ikan salmon tidak bisa sembarangan. Apa manfaatnya dan bagaimana cara mengolahnya akan saya bahas pada artikel ini. Simak sampai akhir.
Ikan salmon terkenal sebagai salah satu ikan yang bernutrisi tinggi. Selain itu ikan salmon juga memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain menyehatkan dan bernutrisis tinggi ikan salmon juga memiliki rasa yang sangat enak, sehingga banyak orang yang menyukainya.
Ikan salmon ,mengandung banyak sekali nutrisi yang penting untuk tubuh. Nutrisi penting tersebut antara lain kandungan protein asam lemak dan omega 3. Ikan salmon juga kaya akan mineral dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh.
Manfaat Ikan Salmon
Ikan salmon memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, di antaranya:
Sumber Protein Tinggi
Ikan salmon memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Protein memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh, seperti membantu tubuh sembuh dari cedera atau luka, melindungi kesehatan tulang, dan menjaga massa otot selama penurunan berat badan dan penuaan.
Penelitian baru baru ini mengemukakan bahwa untuk kesehatan yang optimal, setiap makanan harus menyediakan setidaknya 2.030 gram protein berkualitas tinggi. Setiap 3,5 ons daging salmon mengandung 2.225 gram protein. Tentu saja, jumlah protein tersebut sangat bagus.
Mengurangi Resiko Penyakit Kanker
- mengurangi peradangan
- menurunkan tekanan darah
- mengurangi resiko penyakit kanker
- meningkatkan fungsi sel arteri
Selain itu, penelitian menunjukan bahwa memperoleh lemak omega 3 dari ikan salmon ini dapat meningkatkan kadar dalam tubuh seefektif suplemen minyak ikan.
Apabila mengonsumsi kurang lebih dua porsi ikan salmon dalam seminggu dapat membantu memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 orang dewasa.
Sumber Vitamin B yang Baik
Ikan salmon mengandung vitamin B yang sangat baik untuk kesehatan. Ikan salmon mengandung banyak vitamin B, mulai dari vitamin B1-B6, B9 dan B12.
Vitamin B berfungsi untuk membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Kemudian, vitamin B juga menjadi pendukung tubuh untuk memproduksi dan memperbaiki sel DNA yang rusak.
Vitamin B telah terbukti dapat mengurangi peradangan tubuh yang menyebabkan penyakit jantung. Tidak heran jika banyak penelitian menegaskan bahwa vitamin B dapat mengoptimalkan sistem saraf dan otak manusia.
Dalam setiap 100 gr (3,5 ons), ikan salmon liar mengandung banyak Vitamin B. Di bawah ini merupakan penjelasannya:
-
- Vitamin B1 (thiamin): 18 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B1 harian
- Vitamin B2 (riboflavin): 29 % dari jumlah kebutuhan vitamin B2 harian
- Niasin atau vitamin B3: 50 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B3 harian
- Asam pantotenat atau vitamin B5: 19 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B5 harian
- Vitamin B6: 47% dari jumlah kebutuhan harian vitamin B6
- Vitamin B9 (asam folat): 7 % dari jumlah kebutuhan vitamin B9 harian
- Terakhir, vitamin B12: 51 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B12 harian
Mengontrol Tekanan Darah dan Mengurangi Risiko Penyakit Stroke
Ikan salmon mengandung potasium yang cukup tinggi. Hal ini terutama berlaku pada ikan salmon liar. Ikan salmon liar dapat menyediakan 18 persen potasium atau potasium yang dibutuhkan setiap 100 gram bahan.
Pada saat yang sama, 100 gram salmon yang dibudidayakan dapat menyediakan 11% dari kebutuhan kalium harian. Ikan salmon lebih banyak mengandung potasium daripada jumlah yang setara dengan pisang, yang menyediakan 10% dari kebutuhan potasium harian.
Kalium sendiri dapat membantu mengontrol tekanan darah. Hal ini juga bisa menurunkan risiko penyakit stroke.
Analisis ekstensif dari 31 studi menemukan bahwa suplementasi kalium dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah, terutama bila ditambahkan ke diet tinggi natrium. Salah satu cara kalium menurunkan tekanan darah adalah dengan mencegah retensi air yang berlebihan.
Sebuah peneletian menunjukkan bahwa pada orang yang sehat dengan tekanan darah normal, membatasi kandungan kalium dapat menyebabkan retensi air dan peningkatan tekanan darah.
Mengurangi Resiko Berkembangnya Penyakit Berbahaya
Kadar lemak yang terkandung dalam daging ikan salmon sangatlah tinggi, omega 3 dapat mengurangi resiko beberapa penyakit berbahaya, seperti
- Penyakit jantung (serangan jantung atau stroke)
- Penyakit kanker
- Demensia
- Penyakit alzheimer dan penyakit kognitif lainnya
Ikan salmon juga dipercaya dapat meringankan gejala rheumatoid arthritis, yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang buruk dan rasa sakit yang disebabkan oleh kekebalan atau pembengkakan pada persendian di tangan atau kaki.
Mengandung Selenium
Selenium sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia karena selenium merupakan salah satu mineral penting. Beberapa manfaat selenium untuk tubuh:
- Menurunkan resiko penyakit kanker
- Menjaga kesehatan imun tubuh
- Menangkal radikal bebas
- Menurunkan resiko penyakit jantung
- Meredakan gejala asma
- Mengurangi resiko penyakit Alzheimer
- Meningkatkan fungsi kognitif otak
Sekitar 3,5 ons salmon mengandung 59-57% (kebutuhan harian) selenium. Faktanya, dengan memakan ikan salmon dan ikan yang kaya akan selenium lainnya akan meningkatkan kandungan selenium dalam darah.
Meningkatkan Fungsi Tiroid
Salmon mengandung mineral selenium yang baik untuk kesehatan tubuh.
Sebuah penelitian telah menunjukan bahwa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti berikut:
- Mengurangi resiko kanker
- Dapat membantu melindungi tulang
- Mengurangi antibodi tiroid pada pasien dengan penyakit tiroid autoimun
Memakan salmon dan makanan laut lainnya yang tinggi akan kandungan selenium telah terbukti meningkatkan kadar selenium darah pada orang yang dietnya rendah selenium.
Sebuah studi menemukan bahwa orang yang makan dua porsi salmon dalam seminggu memiliki tingkat selenium yang jauh lebih tinggi dalam darah mereka daripada mereka yang mengonsumsi kapsul minyak ikan dengan kandungan selenium yang lebih rendah.
Menurunkan Resiko Penyakit Jantung
Pada saat lemak omega 3 dan omega 6 dalam aliran darah di tubuh tidak stabil, resiko terkena penyakit jantung pun meningkat.
Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung lemak omega-3 dari ikan salmon dapat mengurangi jumlah lemak omega-6 dalam tubuh.
Dalam penelitian yang berdurasi empat minggu, pria dan wanita sehat diminta untuk memakan dua porsi salmon setiap seminggu. Hasilnya menunjukan bahwa kandungan lemak Omega 3 meningkat mencapai 8% hingga 9%, sedangkan kandungan lemak Omega 6 berkurang.
Para ahli menganjurkan agar para orang dewasa mengonsumsi 8 ons makanan laut (seafood) dalam seminggu, terutama ikan yang banyak mengandung lemak omega 3, seperti salmon. Sementara itu, untuk anak anak mulai usia 2 tahun harus makan hingga 24 ons makana laut atau seafood seminggu.
Namun, perlu diingat bahwa ibu hamil harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi ikan salmon. Hal itu disebabkan karena risiko kandungan merkuri pada ikan apapun. Semua harus tetap perlu diwaspadai
Mengontrol Berat Badan
Memakan salmon secara teratur dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan mempertahankannya agar tetap stabil. Seperti halnya dengan makanan kaya akan protein tinggi lainnya, salmon dapat membantu mengatur hormon, mengontrol nafsu makan, dan membuat Anda merasa kenyang.
Selain itu, dibandingkan dengan makanan lain, makan salmon dan makanan kaya protein tinggi lainnya dapat meningkatkan tingkat metabolisme Anda lebih banyak.
Studi telah menunjukkan bahwa lemak omega 3 dalam salmon dan ikan berlemak lainnya dapat meningkatkan penurunan berat badan dan mengurangi lemak perut pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.
Bermanfaat Untuk Kesehatan Mental
Mengutip dari Medical News Today, ikan salmon dapat bermanfaat bagi otak dan proses kognitif.
Para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi yang terkandung dalam ikan dikaitkan dengan pengurangan risiko depresi dan gangguan emosional lainnya.
Kandungan asam lemak tak jenuh ganda Omega 3 dan Omega 6 telah terbukti mengurangi risiko psikosis, defisit kognitif, demensia, dan gangguan hiperaktif seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).
Menurut Institut National Institute on Alcohol and Abuse and Alcoholism (NIAAA), asam lemak omega 3 telah terbukti dapat mengurangi agresivitas, impulsif, dan depresi pada orang dewasa.
Untuk anak-anak usia 4 sampai 12 tahun dengan gangguan perilaku dan emosional, seperti jenis ADHD tertentu, gangguan yang terkait bahkan lebih besar.
Suatu penelitian jangka panjang yang dilakukan di Inggris mengatakan bahwa anak anak yang lahir dari wanita yang mengonsumsi sekurang kurangnya 12 ons salmon seminggu selama kehamilan bisa memiliki IQ lebih tinggi dan komunikasi yang lebih baik, motorik halus dan keterampilan sosial.
Temukan info lainnya di sini.
Cara Memasak Ikan Salmon
Memasak salmon tidaklah mudah dan tidak bisa sembarangan. Pasalnya, tekstur salmon cenderung halus, dan lebih mudah mengelupas dibandingkan jenis ikan lainnya. Jika dimasak dengan tidak benar, kandungan gizi ikan salmon akan mengurangi atau bahkan menambah jumlah lemak yang dikandungnya.
Anda harus mengetahui cara memasak ikan salmon yang benar agar tidak kehilangan nutrisi yang terkandung dalam ikan salmon. Berikut cara yang bisa Anda pilih untuk memasak salmon, antara lain:
-
Direbus
Merebus merupakan salah satu cara memasak ikan salmon yang paling tepat. Selain itu juga, merebus merupakan cara termudah untuk memasak. Anda hanya perlu merebus salmon selama 10 menit hingga matang.
Selain direbus dalam air, Anda juga bisa menggunakan sup sayur atau bumbu favorit Anda untuk memasak. Nanti hasilnya, Anda akan mendapatkan daging salmon yang enak dan empuk.
Setelah selesai, tambahkan salad kentang dan beberapa asparagus sebagai hiasan. Kali ini salmon rebusnya dijamin lebih enak.
-
Dibakar
Salmon sangat cocok apabila dimasakan dengan cara dibakar. Ikan salmon yang empuk akan lebih cepat matang dan tidak mudah pecah pada saat dimasak.
Selain itu, salmon panggang dianggap lebih sehat karena Anda tidak perlu menambahkan banyak lemak ekstra, kecuali sedikit minyak untuk melumasi panggangan. Oleh karena itu, panggang saja salmon selama 10-15 menit untuk mendapatkan tekstur yang lezat.
Untuk mendapatkan rasa juicy dan enak, taburkan sedikit perasan jeruk nipis di atas salmon saat memanggangnya. Jangan lupa tambahkan beberapa sayuran, seperti mentimun atau paprika, untuk memaksimalkan nutrisi.
-
Dipanggang
Salmon yang dimasak dengan metode ini sangat menyehatkan, Anda tidak perlu menambahkan asupan lemak dan kalori dengan daging salmon
Proses pemanggangan salmon cenderung mengambil lebih banyak waktu daripada metode memasak lain yaitu 20 sampai 39 menit dalam oven, tergantung pada suhu panggangan. Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis dan sedikit minyak zaitun ke atas daging salmon supaya rasanya menjadi lebih enak dan sehat.
Apabila sudah matang, sajikan salmon yang sudah dipanggang tersebut dengan irisan kubis dan kenari. Rasanya dijamin lebih enak dan membuat Anda ingin makan lagi dan lagi.
-
Diasap
Menu salmon asap dapat disajikan sebagai sandwich dan makanan utama. Pertama, Anda harus menambahkan bumbu favorit Anda ke daging salmon hingga bumbunya benar benar merata. Setelah itu, Anda baru bisa memasak salmon asap sebagai jamuan makan malam dan keluarga Anda.
Salmon yang dimasak dengan cara diasap cenderung tidak memiliki banyak kandungan asam lemak omega 3, seperti salmon segar dan salmon kalengan. Oleh Karena itu, amati kandungan gizi label kemasan sebelum membeli salmon asap pada kemasan.
-
Ditumis
Menumis merupakan salah satu cara memasak ikan salmon yang paling cocok untuk fillet salmon. Selain cepat dan mudah, memasak dengan cara ini akan menghasilkan kulit yang gurih dan renyah
Menumis salmon dengan cara yang paling sederhana adalah ikan salmon yang hanya dibumbui dengan garam dan merica, sedikit mentega atau minyak zaitun, dan dengan api sedang. Cara memasak yang sangat sederhana.
Mulailah dengan menumis kulit salmon yang sisi kulitnya menghadap ke atas dengan sedikit mentega atau minyak. Jangan menyentuh salmon dan biarkan filletnya mendesis selama 5 hingga 6 menit. Selanjutnya, balik salmon, masak dengan bagian kulitnya selama 3 menit, lalu tambahkan sedikit perasan jeruk nipis atau lemon.
-
Salmon mentah
Salmon yang masih segar atau disebut juga dengan salmon mentah sebenarnya mengandung asam lemak omega 3 yang cukup tinggi. Selain itu, meski dimakan mentah, rasanya juga akan lebih segar dan nikmat
Namun, sebelum mengonsumsi salmon mentah, pastikan salmon tersebut bersih dan segar. Pilihlah ikan salmon berkualitas tinggi kenudian dipotong dengan cara yang benar. Daging salmon yang dipotong dengan buruk akan menghilangkan rasa manis alami dari salmon, dan bahkan menjadi amis.
-
Salmon kalengan
Anda mungkin khawatir bahwa makanan kaleng tidak dapat memberikan nutrisi yang cukup untuk tubuh Anda. Apalagi jika makanan tersebut mungkin telah ditambahkan bahan pengawet yang berbahaya bagi tubuh
Nyatanya, salmon kalengan sama seperti salmon olahan lainnya sebagai sumber nutrisi yang baik. Karena kualitas salmon kalengan tidak akan turun dalam waktu seminggu, meskipun Anda lupa memasaknya. Ini berarti bahwa selama Anda menyimpan nutrisi dalam salmon kalengan dengan cara yang benar, mereka akan tetap utuh.
Apabila memilih bahan yang tepat, Anda bisa menjaga kandungan nutrisi yang ada di dalam salmon kalengan agar tetap terjaga. Caranya adalah Anda hanya perlu mencampurkan salmon kalengan dengan bahan-bahan segar atau sayur sayuran segar, misalnya roti gandum, selada, dan irisan tomat. Hindari menambahkan mayones atau keju untuk menghindari penambahan kalori pada menu salmon.
-
Cara Memasak Ikan Salmon dengan Perkamen
Anda dapat menghasilkan makanan salmon yang enak dengan cara dibungkus dengan menggunakan kertas perkamen. Hal ini dilakukan agar bisa menghasilkan salmon yang lembap.
Memasak salmon di dalam kertas perkamen itu cukup mudah. Pertama tambahkan ikan, bumbu dan perasa (irisan lemon) ke kertas perkamen tersebut. Selanjutnya, tutup dengan kertas perkamen dan panggang dalam oven pada suhu 200 derajat Celcius dengan waktu sekitar 12 hingga 15 menit.
Baik sampai segitu artikel “Cara Memasak Salmon” kali ini. Semoga bermanfaat.
Terima kasih!